Kunjungan Strategis Rektor UNPRI Bahas 4 Program Aksi Perpusnas di Kampus Pramita

Senin, 6 Juli 2026 — Rektor Universitas Pramita Indonesia (Universitas Pramita Indonesia) melakukan kunjungan kerja bersama Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Dr. Yoyok Cahyono, MM, Kaprodi Manajemen Enjang Zaenudin, SE, MM, serta Kepala Perpustakaan kampus Dra. Iswarni dalam rangka penguatan ekosistem literasi nasional di lingkungan perguruan tinggi.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan disambut langsung oleh Deputi Pengembangan Bahan Literasi Suharyanto, S.Sos., M.Hum., serta jajaran Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Agenda ini menjadi bagian dari langkah strategis UNPRI dalam memperkuat integrasi layanan literasi digital nasional melalui sinergi dengan Perpusnas RI, sekaligus memperluas akses sivitas akademika terhadap sumber pengetahuan berbasis digital dan riset ilmiah.

Rektor UNPRI, Dr. Zalzulifa, M.Pd, menegaskan bahwa perguruan tinggi harus berkembang menjadi pusat literasi modern yang tidak hanya mengandalkan ruang baca konvensional, tetapi juga terhubung langsung dengan ekosistem pengetahuan nasional.

“Perpustakaan kampus harus menjadi simpul integrasi literasi digital nasional. Mahasiswa dan dosen harus memiliki akses yang setara terhadap sumber ilmu pengetahuan terbaik di Indonesia.”

Empat Program Aksi Perpusnas di Kampus Pramita

Dalam pertemuan tersebut disepakati 4 Program Aksi Perpusnas di Kampus Pramita sebagai kebijakan operasional penguatan literasi kampus:

  1. Registrasi Kartu Anggota Perpusnas RI

Seluruh civitas akademika Kampus Pramita (dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan) difasilitasi untuk mendaftarkan diri sebagai anggota resmi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Tujuan program:

  • memperluas akses literasi nasional dan digital secara gratis
  • mengintegrasikan layanan informasi akademik nasional
  • memperkuat budaya akses pengetahuan berbasis negara
  1. Webinar Pemanfaatan Layanan Perpusnas

Program webinar rutin akan diselenggarakan untuk pemanfaatan layanan digital dan fisik Perpusnas RI, meliputi:

  • akses e-resources nasional dan internasional
  • pemanfaatan e-journal dan e-book
  • layanan repositori dan katalog nasional
  • literasi digital akademik

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas literasi riset sivitas akademika secara berkelanjutan.

  1. Webinar Perdana Perpusnas Kampus Pramita

Sebagai langkah awal implementasi, akan digelar webinar perdana (kick-off program literasi nasional kampus) pada:

👉 September 2026

Dengan tema:

“Optimalisasi Akses Digital Perpusnas RI untuk Mendukung Riset dan Publikasi Ilmiah Kampus”

Agenda ini menjadi simbol dimulainya transformasi literasi berbasis ekosistem nasional di Kampus Pramita.

  1. Integrasi Literasi Perpusnas ke dalam Ekosistem Kampus

Program ini menekankan keberlanjutan integrasi literasi dalam seluruh aktivitas akademik, meliputi:

  • penguatan literasi digital dalam proses pembelajaran
  • pemanfaatan Perpusnas sebagai sumber utama referensi tugas akhir
  • kolaborasi riset dan publikasi berbasis sumber Perpusnas
  • penguatan budaya baca berbasis ekosistem digital nasional
  • pemanfaatan layanan Perpusnas sebagai ruang pengembangan kreativitas dan inovasi dosen serta mahasiswa

Penegasan dari Perpustakaan Nasional RI

Dalam diskusi lanjutan, pihak Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang diwakili oleh Suharyanto, S.Sos., M.Hum., menegaskan pentingnya keberlanjutan integrasi literasi dalam ekosistem akademik kampus sebagai bagian dari penguatan budaya pengetahuan nasional.

Perpusnas menyatakan kesiapan teknis untuk mendukung program tersebut, terutama melalui:

  1. penguatan literasi digital dalam proses pembelajaran
  2. pemanfaatan Perpusnas sebagai sumber utama referensi tugas akhir
  3. kolaborasi riset dan publikasi berbasis sumber Perpusnas
  4. penguatan budaya baca berbasis ekosistem digital nasional
  5. pemanfaatan layanan Perpusnas sebagai ruang pengembangan kreativitas dan inovasi dosen dan mahasiswa

Penutup

Melalui empat program tersebut, Universitas Pramita Indonesia menegaskan komitmennya untuk membangun kampus berbasis literasi digital nasional yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga terhubung langsung dengan sumber pengetahuan resmi negara.

Kunjungan ini sekaligus menjadi langkah awal penguatan posisi UNPRI sebagai Smart University Village yang berorientasi pada pembangunan budaya baca, riset, dan inovasi berbasis ekosistem Perpusnas RI.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *